KORANHeadline.com, KENDARI – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Kendari intens memantau ketersediaan stok pangan di distributor dan juga pasar tradisional yang ada di kota lulo (sebutan untuk Kota Kendari).
Hal ini terlihat saat Kepala Dinas Ketapang Kota Kendari, Drs Abdul Rauf bersama jajaran meninjau langsung salah satu distributor pangan yakni UD Putra Gangga yang berlokasi di Kecamatan Kadia, Jumat (3/1/2025) pagi.

Kepala Dinas Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf mengungkapkan, pemantauan stok pangan di distributor guna memastikan ketersediaan pangan aman jelang bulan ramadan.
“Kita di Ketapang selalu antipasi tentang ketersediaan pangan. Hari ini diawal bulan kami turun melakukan pengecekan di distributor maupun pedagang. Alhamdulillah, ketersediaan pangan kita aman hingga bulan ramadan. Terutama untuk komoditi beras,” ungkap Rauf.
Kendati ketersediaan pangan aman, Eselon II yang memulai karirnya sebagai penyuluh KB mengajak masyarakat Kota Kendari manfaatkan kondisi ini secara bijak, tidak berlebihan atau boros pangan.
“Mari manfaatkan komoditas yang ada. Pantauan harga masih stabil untuk beras, minya goreng, gula, telur dan bawang dan semuanya tersedia hingga beberapa bulan terakhir menjelang pelaksanaan puasa,” ajak mantan Kabag Kesra Setda Kota Kendari tersebut.
Ditempat sama, owner UD Putra Gangga, Made Adi Wikantara mengungkapkan bahwa harga bahan pangan kini masih dalam kondisi normal.
“Harga untuk saat ini masih normal, dimana harga beras Rp12.800 per kilo, beras super Rp13.000 per kilo, sedangkan yang beras premium masih diharga Rp13.600 per kilo. Termasuk untuk harga jenis sembako lainnya masih stabil,” beber Made.
Pengusaha muda asal Landongi menyebut, pihaknya mengambil stok beras di berbagai pabrik di wilayah Sulawesi Tenggara, salah satunya di pabrik Putra Tunggal di wilayah Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur.
“Sementara untuk distribusinya kita tidak hanya di Kota Kendari, tetapi juga ke Wakatobi, Buton, Baubau dan masih ada daerah lainnya,” terang Made Adi Wikantara. (red/id)















