KORANHeadline.com, KENDARI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan kembali menggelar sosialisasi dan simulasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di 4 sekolah, yakni SMPN 17 Kendari, SMPN 20 Kendari, MTsN 1 Kendari, dan MTsN 2 Kendari.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi bencana, serta melindungi peserta didik dan menjamin keberlangsungan layanan pendidikan saat bencana terjadi.
Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, SE., MM, menegaskan pentingnya SPAB dalam melindungi peserta didik dan menjamin keberlangsungan layanan pendidikan saat bencana terjadi.
“SPAB sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi bencana, sehingga kita dapat melindungi peserta didik dan menjamin keberlangsungan layanan pendidikan,” ujarnya, kemarin.
Melalui sosialisasi dan simulasi SPAB, sekolah-sekolah yang terlibat diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, serta dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam meningkatkan keselamatan dan kesiapsiagaan bencana.
Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Rahmat Yunus, SE,.MM menambahkan, kegiatan ini bertujuan membentuk sekolah tanggap dan tangguh bencana, serta menjadikan pelajar sebagai agen kesiapsiagaan di lingkungannya.
“Bencana bisa datang kapan saja. Yuk, wujudkan sekolah yang siap siaga,” ajak Rahmat.















