Daerah

BAZNAS Kota Kendari Gandeng Muballigh Perkuat Literasi Zakat Jelang Ramadhan 1447 H

2409
×

BAZNAS Kota Kendari Gandeng Muballigh Perkuat Literasi Zakat Jelang Ramadhan 1447 H

Sebarkan artikel ini
BAZNAS Kota Kendari Gandeng Muballigh Perkuat Literasi Zakat Jelang Ramadhan 1447 H.

KORANHeadline.com, KENDARI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Kendari menggelar kegiatan strategis bertajuk “Pembekalan dan Dialog Bersama Para Muballigh se Kota Kendari” pada Sabtu (14/02/2026).

Langkah kolaboratif ini diambil sebagai upaya memperkuat literasi zakat dan menyamakan persepsi dakwah di tengah masyarakat, khususnya dalam menyongsong Bulan Suci Ramadhan 1447 H.

Ketua BAZNAS Kota Kendari, Amri Natsir, menegaskan bahwa muballigh memiliki peran krusial sebagai mitra strategis dan wajah terdepan dalam mengedukasi umat.

Ia berharap melalui mimbar dakwah, pesan mengenai pentingnya menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dapat tersampaikan secara edukatif dan persuasif.

Baca Juga :  Dapatkan Unit Toyota Impian dengan Smart Upgrade Festival and Trade In di Kota Kendari

“Kami menyadari bahwa muballigh adalah wajah terdepan di masyarakat. Sinergi ini penting agar pengumpulan ZIS lebih optimal, sehingga manfaatnya dirasakan luas oleh delapan asnaf di Kota Kendari,” terang Amri Natsir.

Ia juga menekankan bahwa target utama BAZNAS adalah transparansi dan profesionalitas demi memberikan dampak nyata bagi pengentasan kemiskinan.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Kendari melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Adriana Musaruddin, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah BAZNAS.

Mewakili Walikota Kendari, ia menekankan bahwa zakat adalah solusi konkret untuk mewujudkan keadilan sosial, bukan sekadar kewajiban ritual.

Baca Juga :  Bank Sultra Komitmen Dukung Pertumbuhan Sektor Pertambangan di Sulawesi Tenggara

“Membangun kesadaran umat itu bukan sekadar ajakan, yang terpenting adalah mengubah pola pikir masyarakat. Zakat bukanlah beban, melainkan investasi akhirat dan keberkahan dunia,” tegas Adriana saat membuka acara secara resmi.

Adriana juga mengingatkan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 agar pengelolaan lebih terukur dan tepat sasaran kepada mustahik.

Dalam laporan kegiatan yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Drs. Abd. Halim Asy’ary, M.Si, terdapat beberapa poin krusial yang ditekankan kepada para peserta pembekalan.

Seperti Penguatan Dakwah: Menjadikan zakat sebagai materi inti dalam setiap tausiyah atau ceramah Ramadhan. Optimalisasi UPZ: Mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap masjid, mushallah, hingga instansi pemerintah agar pengelolaan lebih profesional.

Baca Juga :  CEO Margahayu Group Haji Rustam Ikut Penjaringan Ketua DPD Apersi Sultra Periode 2024-2029

Keteladanan Muballigh: Menjaga integritas dan memberikan contoh langsung dalam menyalurkan zakat ke lembaga resmi. Pendekatan Edukatif: Mengajak masyarakat berzakat dengan cara yang santun, mencerahkan, dan menyentuh hati.

Pemerintah Kota Kendari turut mengapresiasi kontribusi ASN selama ini yang telah menyisihkan zakat secara signifikan.

Dengan sinergi antara Pemerintah, BAZNAS, dan para muballigh, diharapkan “Gerakan Cinta Zakat” di Kota Kendari dapat semakin masif dan berdampak pada kesejahteraan umat. (red/ID)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *