Ekobis

Pemkot Apresiasi Bale Property Expo Sultra 2025: Transaksi Tembus Rp100 Miliar, Bukti Sektor Properti Kian Tumbuh

3547
×

Pemkot Apresiasi Bale Property Expo Sultra 2025: Transaksi Tembus Rp100 Miliar, Bukti Sektor Properti Kian Tumbuh

Sebarkan artikel ini
Alda Kesut Lapae.

KORANHeadline.com, KENDARI – Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kota Kendari, Alda Kesutan Lapae mewakili Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menutup secara langsung Bale Property Expo Sultra 2025, Minggu (21/9).

Alda mengatakan bahwa Pameran Bale Property Expo Sultra 2025 bukan hanya sekadar ajang jual beli, melainkan sebuah platform penting yang mempertemukan para pengembang, investor dan masyarakat luas.

“Ini menjadi bukti nyata bahwa sektor properti di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari, memiliki potensi yang sangat besar dan terus tumbuh. Pemerintah Kota Kendari menyambut baik dan sangat mengapresiasi penyelenggaraan acara ini. Ini adalah wujud sinergi yang positif antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memajukan perekonomian daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  BPJS Watch Ingatkan Kepala Daerah Lindungi Pekerja Badan Ad Hoc Pilkada Serentak

Menurutnya, keberhasilan pameran ini juga menunjukkan optimisme bersama dalam menghadapi tantangan ekonomi. “Kami berharap, pameran ini dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan, terus berinovasi dan semakin besar di tahun-tahun mendatang. Mari kita jaga momentum positif ini untuk terus membangun Kota Kendari sebagai kota yang layak huni, semakin maju, berdaya saing, adil, sejahtera dan berkelanjutan,” ungkap mantan Kadis Perindakop.

Baca Juga :  Membanggakan, Kadin Sultra Terima Penghargaan Indonesia Award 2023

Dikesempatan baik, Alda mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta pameran dan semua pihak yang telah berkontribusi atas kesuksesan acara tersebut. “Semoga kerja keras kita semua membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan daerah,” harap Alda.

Ditempat sama, Branch Manager Bank BTN Syariah Kendari, Sulthon Agung, dalam sambutannya melaporkan bahwa selama pameran berlangsung, telah terlaksana akad massal untuk 612 unit rumah, dengan nilai transaksi mencapai Rp100,674 miliar.

Ia memprediksi total transaksi untuk bulan September bisa menyentuh angka Rp150 miliar, mengingat tingginya antusiasme pengunjung. Selain itu, jumlah booking selama pameran juga mencapai 300 unit dan diperkirakan terus bertambah pasca-pameran.

Baca Juga :  Penukaran Rupiah Meningkat, BI Sultra Salur Rp33,36 Miliar Selama Ramadan dan Idul Fitri

Menurut Sulthon, perumahan subsidi telah menjadi kebutuhan primer yang mendesak bagi masyarakat. Saat ini, ada lebih dari 80 titik proyek perumahan yang sedang dibangun di Kota Kendari dan sekitarnya.

“Dari sisi perputaran ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, sektor properti ini memiliki efek berganda (multiplier effect) melalui ekosistem yang terbangun,” jelas Sulthon. (red/ID)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!