Daerah

Wali Kota Salurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah di Kendari Barat, Sasar 2.629 KPM

2823
×

Wali Kota Salurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah di Kendari Barat, Sasar 2.629 KPM

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Salurkan Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah di Kendari Barat.

KORANHeadline.com, KENDARI – Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, menyalurkan bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tingkat Kota Kendari di Kelurahan Watu-watu Kecamatan Kendari Barat, Selasa (15/7/2025).

Wali Kota Kendari menjelaskan, di Kecamatan Kendari Barat terdapat 2.629 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 9 kelurahan. Bantuan ini akan disalurkan selama dua bulan masing-masing 10 kg per KPM per bulan.

Baca Juga :  Rakor bersama Bapanas, Wali Kota Paparkan Lima Strategi Jitu Atasi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan di Kendari

“Ini adalah bantuan dari pemerintah untuk membantu masyarakat di Kecamatan Kendari Barat dimana sekarang kita sedang menghadapi kenaikan harga beras, sekarang harga beras Rp 770 ribu hingga Rp 800 ribu per karung,” terang Walikota.

Wali kota berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat ditengah kenaikan harga beras saat ini. Wali kota juga mengingatkan masyarakat untuk menghemat pangan dengan cara tidak membuang sisa makanan.

Baca Juga :  Khatmil Quran Kecamatan Mawasangka Meriah, Prof Husna Ajak Kaum Milenial Jadi Generasi Qurani

Wali kota mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam kebutuhan rumah tangga seperti sayuran, dan bahan pangan lainnya seperti cabe dan tomat, untuk menunjang kebutuhan konsumsi sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari Abdul Rauf menjelaskan, di Kota Kendari terdapat sebanyak 17.676 KPM yang tersebar di 11 kecamatan.

Menurutnya, bantuan pangan ini merupakan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan ketersediaan pangan masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Lepas Keberangkatan 200 Mahasiswa dan Warga Mudik Gratis ke Maluku Utara

“Kedua, ingin membantu masyarakat yang tergolong miskin, ketiga salah satu cara menstabilkan harga dan ke empat untuk pengendalian inflasi,” beber mantan Kadis Sosial.

Kadis Ketapang mengaku hanya diberikan waktu paling lama 10 hari untuk menuntaskan penyaluran bantuan ini. Selanjutnya bantuan serupa akan disalurkan di Kecamatan Kendari. (red/rls)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *