KORANHeadline.com, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Sosial memastikan kesiapan program Sekolah Rakyat (SR) yang digaungkan oleh pemerintah pusat.
Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, H Sudirham SPd MPd mengungkapkan bahwa proses perekrutan peserta didik melibatkan berbagai lembaga diantaranya, BPS, petugas sosial kelurahan, lurah dan camat guna memastikan program tersebut tepat sasaran.
“Semua melalui verifikasi berlapis, kita tahu masih banyak yang belum tercover tapi nanti ada tahap berikutnya sehingga Sekolah Rakyat betul-betul menjadi sarana yang membantu keterbatasan warga kita yang miskin. Rencana Juli sudah berjalan dan siswa yang sudah tercover ada 75 orang,” ungkap Sudirham, Rabu (28/5).

Sementara itu, dari sisi sarana prasarana, mantan Kadis BKPSDM Kota Kendari menyebut, untuk tahap awal pelaksanaan Sekolah Rakyat menggunakan gedung milik Sentra Meohai milik Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang berlokasi di Kecamatan Wuawua Kota Kendari.
“Penyiapan sarana prasarannya sudah berjalan. Sentra Meohai sudah menyiapkan asrama dan tempat belajar. Harapan kita kedepan kuota semakin banyak sehingga semakin banyak anak-anak miskin yang tercover program ini,” ungkap Sudirham.
ASN yang juga pernah menjabat Staf Ahli Pemkot Kendari menambahkan pelaksanaan program Sekolah Rakyat merupakan buah kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah sehingga pelaksanaanya bisa berjalan dengan lancar.
“Ini sebenarnya untuk SD dan SMP, tapi untuk tahap awal kita buka untuk SMP dulu. Insyaallah kedepan kita mulai rekrut untuk siswa SD. Kita tahu bersama program ini bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan khususnya di bidang pendidikan dan ini gratis,” bebernya.
Kedepan, sambungnya, Pemkot bakal menyiapkan lahan seluas 5-10 hekttar
untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Konsepnya nanti tidak hanya Sekolah Rakyat tapi juga menjadi pusat penanganan masalah sosial di Kota Lulo.
“Pemerintah pusat akan membantu infrastruktur gedung dan lainnya, tapi pemkot harus menyiapkan lahan. Terkait program ini Ibu Wali Kota sangat apresiatif dan mendukung,” pungkas Sudirham. (red/id)















