KORANHeadline.com, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka melantik dan mengambil sumpah sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta Penyerahan Surat Perintah sebagai Pelaksana Tugas Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (26/5/2025).
Satu diantaranya yakni dr. Hj. Asridah Mukaddim yang dipercaya menahkodai Dinas Kesehatan (Dinkes) menggantikan Usniah M.Kes yang dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra.
Dalam sambutannya, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengungkapkan bahwa pelantikan pejabat merupakan hal biasa dalam sebuah birokrasi pemerintahan. Dirinya menekankan kinerja maksimal kepada pejabat terlantik termasuk yang berganti.
“Saya bersama Ir Hugua hari ini melantik dan ada yang bergeser. Ini mekanisme biasa dan akan kita evaluasi setiap tiga bulan. Artinya kalau (Kadis, red) bekerja degan baik maka pasti akan berlanjut, saya tidak melihat latar belakang, tetapi saya melihat integritas dan kerja kita,” ungkap Gubernur.
Menurut orang nomor satu di Sultra, setiap manusia pasti ada evaluasi, sehingga dirinya mengajak semua jajaran tidak berkecil hati dan sombong. “Dan jangan juga bangga tapi mari bersama-sama bekerja dengan baik. Saya yakin semuanya memiliki kesempatan yang sama,” tegas Gubernur.
Ia juga menekankan tidak cepat berpuas diri karena pekerjaan mununggu didepan. “Masyarakat menunggu karya kita bukan melihat bagaimana kita. Banyak masalah-masalah yang harus diselesaikan baik intern maupun intern,” tegas Gubernur.
Sementara itu, dr Asridah menyatakan dirinya siap menjalankan amanah Gubernur Sultra. Terutama memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi seluruh masyarakat Bumi Anoa (sebutan untuk Sultra).
“Pastinya juga siap melanjutkan yang sudah ada. Hal-hal yang perlu kita perbaiki kita perbaki, yang sudah baik kita lanjutkan. Tidak boleh ada masyarakat yang tidak terlayani karena tidak memiliki dana. Jika tidak memiliki dana tetap dilayani 100 persen,” ujarnya.
ASN yang juga pernah menjabat Dirut RSUD Kota Kendari menambahkan, kendatipun ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan namun terkendala biaya, Gubernur Sultra siap memberikan bantuan.
“Alhamdulillah, beliau menyatakan kalau ada yang keterbatasan akses dana layani dia saya yang bayar dan saya ingin dedikasikan pikiran unttuk kemaslahatan orang banyak,” ungkap dr Asridah mengutip penyataan Gubernur Sultra. (red/id)















