KORANHeadline.com, KENDARI – Pj. Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan, S.TP., SH, M.Si pimpin rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Faskes Tingkat Kota Kendari. Kegiatan dalam rangka mengoptimalkan layanan kesehatan serta memantapkan strategi kolaboratif antara Pemerintah Kota Kendari dengan BPJS Kesehatan ini berlangsung di ruang rapat Wakil Wali Kota Kendari, Selasa (22/4)
Dalam kesempatannya, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari Rinaldi Wibisono menjelaskan bahwa forum ini tidak hanya sebatas diskusi formal, melainkan menjadi media untuk mendalami realita pelayanan kesehatan di lapangan. “Kami ingin melihat bagaimana profil layanan kesehatan di Kota Kendari secara menyeluruh. Bila ada kekurangan, kami berharap bisa segera dikoordinasikan agar dapat dioptimalkan bersama,” terangnya.
Salah satu sorotan utama dalam pertemuan ini adalah ketersediaan tenaga medis, khususnya dokter di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
“Selama ini pelayanan masih bisa dijalankan karena adanya dokter intensif. Namun kami berharap ke depan tenaga medis yang bertugas bersifat definitif, agar bisa memberikan pelayanan jangka panjang yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Selain itu, tingginya biaya pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian dalam forum tersebut. Diketahui hingga akhir Maret 2025, total pembiayaan pelayanan kesehatan yang telah dikucurkan mencapai lebih dari Rp140 miliar. Angka ini mencakup pelayanan rawat jalan, rawat inap tingkat pertama, hingga pelayanan lanjutan. (red/id)















