Advetorial

Cegah Stunting, Pemprov Sultra Bangun Fasilitas Air Bersih dan Sanitasi bagi Masyarakat

320
×

Cegah Stunting, Pemprov Sultra Bangun Fasilitas Air Bersih dan Sanitasi bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Dr. Ir. Martin Effendi Patulak, M.Si.

KORANHeadline.com, KENDARI – Sejumlah program strategis pembangunan tengah dikerjakan Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sulawesi Tenggara (Sultra).

Tak kalah pentingnya, tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra melalui Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang, membangun fasilitas sanitasi dan air bersih bagi masyarakat disejumlah daerah di Bumi Anoa (sebutan untuk Sultra).

Fasilitas air bersih berupa sumur bor yang dibangun di Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe.

Pembangunan fasilitas sanitasi dan air bersih bagi masyarakat dinilai sangat perlu guna mencegah stunting di lingkungan keluarga. Apalagi penanganan stunting ini menjadi program prioritas pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, Dr. Ir. Martin Effendi Patulak, M.Si mengungkapkan bahwa pembangunan sarana fasilitas sanitasi dan air bersih memang merupakan tugas Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang.

Bantuan sumur bor di Kecamatan Kusambi, Muna Barat.

“Ini program prioritas pemerintah provinsi dan selalu menjadi evaluasi bagi dinas kami untuk kinerja kami selama satu tahun. Pertama minimal kita bisa mensupport kabupaten kota dalam menyediakan air besih dan sanitasi,” bebernya, Jumat (22/11/2024)

Menurut orang nomor satu di Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, air bersih dan sanitasi memang menjadi syarat wajib bagi Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang agar masyarakat memiliki akses yang nyaman dan tersedia.

Baca Juga :  Triwulan III, Realisasi Investasi Sultra Tembus Rp8,32 Triliun

“Apa efeknya kalau tidak dilaksanakan, maka kita tidak akan menunjang program stunting, karena salah satu penyebab stunting adalah lingkungan yang tidak sehat. Artinya mengkonsumsi air yang tidak higienis bisa menimbulkan penyakit sehingga anak-anak kita tidak bisa tumbuh dengan baik,” ungkap Martin.

Dirinya berharap program sanitasi dan air bersih bisa tuntas sehingga anak-anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Dirinya pun mengajak pemerintah kabupaten kota ikut ambil bagian dalam penyediaan fasilitas ini.



Tampak fasilitas sanitasi yang dibuat di Kabupaten Buton.

“Kami berharap ini bisa tuntas 100 persen. Jadi perlahan kita support, tugas ini bukan tugas dinas cipta karja saja. Cipta karya pusat juga, kabupaten kota juga sama, punya tugas untuk penyediaan fasilitas sarana prasana,” pungkas Martin kepada media.

Ditempat sama, Kabid Cipta Karya Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, La Liusu, S.T, M.P.W.K, menambahkan bahwa pembangunan fasilitas air bersih merupakan usulan masyarakat.

“Untuk pembangunan sumur bor itu kita berada di empat kabupaten yaitu Kabupaten Muna 16 titik, Muna Barat 7 titik, Konawe Kepulauan 10 titik dan Kota Kendari 30 titik. Kota Kendari ini paling banyak,” terangnya.

Baca Juga :  Transformasi Digital, Layanan Publik Kementerian Hukum Semakin Mudah Diakses

“Ini usulan masyarakat, karena kita sering dilanda kekeringan makanya banyak masyarakat mengusulkan. Makanya ada dari masyarakat dan juga ada anggota DPRD (melalui aspirasi, red) ke kami,” tambah La Liusu.

Kantor Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra.

Senada dengan Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, dirinya menyebut penyediaan fasilitas ini sangat penting bagi masyarakat agar dapat menikmati air bersih yang layak.

“Pembangunan fasilitas ini agar masyarakat bisa menikmati air bersih yang layak supaya hidup sehat. Ini juga bagian dari upaya mencegah stunting, kalau airnya bersih dan sehat, saya kira pertumbuhan masyarakat juga sehat,” paparnya.

La Liusu mengungkapkan bahwa program ini juga masuk dalam program Standar Pelayanan Minimal atau SPM yang ada di Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra.

“Ini program SPM kami karena memang program pemerintah pusat juga, karena memang program utama kami,” ungkapnya lagi.

Selain itu, sambung La Liusu pihaknya juga menjalankan program sanitasi aman. Program ini dilaksanakan agar masyarakat bisa menerapkan Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS), terutama tidak Buang Air Sembarangan (BAB).

“Program ini kita kerjasamakan dengan Dinas Kesehatan Sulqtra, agar kita mengetahui titik-titik mana yang akan dibantu pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus),” ulasnya.

Baca Juga :  Gandeng Bank Sultra, Dishub Optimalkan Penggunaan e-Ticketing di Pelabuhan Penyeberangan

Diketahui, pembangunan MCK merupakan kegiatan untuk membangun fasilitas umum yang digunakan bersama untuk keperluan mandi, mencuci, dan buang air.

MCK biasanya dibangun di lokasi permukiman yang padat penduduk dan memiliki tingkat ekonomi rendah. MCK dapat menjadi sarana yang penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.

“Tahun ini (fasilitas sanitasi, red) kita bangun di empat lokasi, Kabupaten Bombana 1 titik, Kabupaten Konawe Kepualauan 2 titik, Kabupaten Muna Barat 7 titik dan Kabupaten Konawe Utara. Untuk Kota Kendari tidak ada,” beber Kabid Cipta Karya Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, La Liusu.

Seperti yang diungkapkan kepala dinas, lanjutnya, penanganan stunting menjadi perhatian serius pemerintah. “Imi menjadi perhatian pemerintah, ini urgen juga, kami sudah bersurat juga ke pemprov untuk penanganan stunting,” tutup La Liusu.

Sebagai informasi, stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh masalah gizi kronis. Penyebab stunting bisa kompleks, tidak hanya kekurangan gizi pada anak balita, tetapi juga faktor-faktor lain seperti pendapatan keluarga, kesehatan orang tua dan kebersihan lingkungan tempat tinggal. (ADV)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
content-1701

cuaca 638000116

cuaca 638000117

cuaca 638000118

cuaca 638000119

cuaca 638000120

cuaca 638000121

cuaca 638000122

cuaca 638000123

cuaca 638000124

cuaca 638000125

cuaca 638000126

cuaca 638000127

cuaca 638000128

cuaca 638000129

cuaca 638000130

cuaca 638000131

cuaca 638000132

cuaca 638000133

cuaca 638000134

cuaca 638000135

cuaca 638000136

cuaca 638000137

cuaca 638000138

cuaca 638000139

cuaca 638000140

cuaca 638000141

cuaca 638000142

cuaca 638000143

cuaca 638000144

cuaca 638000145

cuaca 638000146

cuaca 638000147

cuaca 638000148

cuaca 638000149

cuaca 638000150

cuaca 638000151

cuaca 638000152

cuaca 638000153

cuaca 638000154

cuaca 638000155

cuaca 638000156

cuaca 638000157

cuaca 638000158

cuaca 638000159

cuaca 638000160

cuaca 638000161

cuaca 638000162

cuaca 638000163

cuaca 638000164

cuaca 638000165

cuaca 638000166

cuaca 638000167

cuaca 638000168

cuaca 638000169

cuaca 638000170

cuaca 638000171

cuaca 638000172

cuaca 638000173

cuaca 638000174

cuaca 638000175

article 999990116

article 999990117

article 999990118

article 999990119

article 999990120

article 999990121

article 999990122

article 999990123

article 999990124

article 999990125

article 999990126

article 999990127

article 999990128

article 999990129

article 999990130

article 999990131

article 999990132

article 999990133

article 999990134

article 999990135

article 999990136

article 999990137

article 999990138

article 999990139

article 999990140

article 999990141

article 999990142

article 999990143

article 999990144

article 999990145

psda 438000111

psda 438000112

psda 438000113

psda 438000114

psda 438000115

psda 438000116

psda 438000117

psda 438000118

psda 438000119

psda 438000120

psda 438000121

psda 438000122

psda 438000123

psda 438000124

psda 438000125

psda 438000126

psda 438000127

psda 438000128

psda 438000129

psda 438000130

psda 438000131

psda 438000132

psda 438000133

psda 438000134

psda 438000135

psda 438000136

psda 438000137

psda 438000138

psda 438000139

psda 438000140

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 898100161

article 898100162

article 898100163

article 898100164

article 898100165

article 898100166

article 898100167

article 898100168

article 898100169

article 898100170

article 898100171

article 898100172

article 898100173

article 898100174

article 898100175

content-1701