KENDARI – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, Hj Saemina membantah keras isu adanya praktik suap dalam pelantikan sejumlah kepala sekolah di lingkup Pemerintah Kota Kendari.
Pernyataan itu disampaikan Saemina saat dikonfirmasi awak media, Kamis (21/5). Ia menegaskan informasi yang beredar tersebut tidak benar dan dinilainya sebagai fitnah yang mencemarkan nama baiknya.
“Fitnah, tunjukan itu yang bilang, dia bayar sama siapa. Sekalian saya lapor di polisi sebagai pencemaran nama baik saya,” tegas Saemina kepada media.
Ia memastikan seluruh tahapan penunjukan maupun pelantikan pejabat pendidikan dilakukan secara profesional tanpa adanya pungutan ataupun praktik transaksional.
Saemina juga meminta pihak yang menyebarkan isu tersebut untuk dapat membuktikan tuduhan yang disampaikan. Ia menilai penyebaran informasi tanpa dasar hanya akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan lingkungan pendidikan.
Meski demikian, pihaknya tetap membuka ruang klarifikasi apabila ada pihak yang merasa dirugikan atau memiliki bukti terkait tudingan tersebut. Saemina menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan transparansi dalam tata kelola pendidikan di Kota Kendari. (res)












