KORANHeadline.com, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial bergerak cepat merespons bencana banjir yang terjadi di kawasan Sungai Wanggu, Sabtu (9/5).
Banjir yang dipicu hujan deras dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah rumah warga dan beberapa wilayah terdampak luapan air.
Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah penanganan sejak sore hari.
Fokus utama pemerintah saat ini adalah memberikan pertolongan kepada warga terdampak banjir serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Menurut Cornelius, BPBD bersama instansi terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan membantu masyarakat yang terdampak genangan air. Selain itu, petugas juga memastikan kondisi pengungsian tetap aman dan nyaman bagi warga.
“Penanganan dan pertolongan warga terdampak dilakukan sejak sore. Kami memastikan tenda pengungsi dan tenda sosial sudah terpasang,” ujar Cornelius kepada awak media.
Ia juga menambahkan bahwa fasilitas pendukung bagi warga terdampak telah disiapkan pada malam hari. “Lampu sudah terpasang dan air bersih tersedia malam ini, termasuk permakanan dari Dinas Sosial,” lanjutnya.
Pemerintah Kota Kendari melalui BPBD terus memantau perkembangan situasi banjir mengingat intensitas hujan yang masih cukup tinggi di sejumlah wilayah. Luapan Sungai Wanggu menjadi perhatian utama karena berpotensi menyebabkan genangan lebih luas apabila curah hujan kembali meningkat.
Pemerintah Kota Kendari berharap masyarakat tetap waspada terhadap perkembangan cuaca selama musim penghujan. Warga diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kondisi darurat atau peningkatan debit air sungai. (red)












