KORANHeadline.com, KENDARI – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menerima audiensi dari jajaran Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Sulawesi Tenggara. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wakil Wali Kota Kendari, Senin (29/6/2026).
Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Kantor Perwakilan BEI Sulawesi Tenggara, Bayu Saputra, bersama Deputi Kantor Perwakilan BEI Sulawesi Tenggara, Ricky. Pertemuan ini diagendakan guna membahas potensi kolaborasi strategis dalam peningkatan literasi keuangan di lingkup pemerintahan Kota Kendari.
Audiensi ini berfokus pada sinergi program edukasi dan peningkatan literasi pasar modal yang menyasar para Aparatur Sipil Negara (ASN) serta tenaga pendidik (guru) di lingkungan Pemerintah Kota Kendari.
Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menyatakan dukungan penuh terhadap program yang diinisiasi oleh BEI Sultra. Menurutnya, pemahaman mengenai investasi legal sangat krusial bagi ASN dan guru agar dapat memproteksi aset masa depan mereka sekaligus menghindari maraknya penawaran investasi ilegal (bodong) di masyarakat.
“Kami menyambut baik rencana program edukasi pasar modal ini. Ini merupakan langkah preventif sekaligus edukatif yang sangat baik untuk para guru dan ASN kita. Dengan pemahaman yang benar, mereka dapat merencanakan masa pensiun menggunakan instrumen yang jelas, aman, dan diawasi langsung oleh otoritas negara,” ujar Sudirman.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BEI Sultra, Bayu Saputra, menjelaskan bahwa program ini berbasis edukasi langsung ke sekolah-sekolah. Implementasinya kelak akan dikoordinasikan secara intensif bersama Dinas Pendidikan Kota Kendari. BEI berkomitmen untuk membuka ruang investasi yang inklusif, aman, logis, dan terjangkau bagi para tenaga pendidik.
Selain program edukasi, pertemuan ini juga membahas optimalisasi Galeri Investasi yang berlokasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kendari. Penguatan fasilitas ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat umum serta pelaku usaha lokal memperoleh informasi mengenai alternatif pendanaan usaha melalui pasar modal.
Usai berdiskusi, agenda dilanjutkan dengan peninjauan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kendari. Peninjauan difokuskan pada pengecekan teknis kesiapan ruang penempatan Galeri Investasi yang terintegrasi di dalam MPP. Kehadiran pusat informasi ini diharapkan mampu mempermudah aksesibilitas masyarakat umum serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dalam memperoleh edukasi dan menjajaki peluang pendanaan usaha.
Melalui sinergi ini, Pemerintah Kota Kendari berharap kolaborasi dengan BEI Sultra dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah secara makro serta meningkatkan inklusi keuangan masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Kendari bersama BEI Perwakilan Sultra dalam waktu dekat akan segera menyusun jadwal teknis pelaksanaan sosialisasi ke sekolah-sekolah di Kota Kendari. (red)











