Internasional

Wali Kota Kendari dan Delegasi UCLG ASPAC 2026 Tanam Pohon di Kebun Raya, Simbol Komitmen Lingkungan Global

802
×

Wali Kota Kendari dan Delegasi UCLG ASPAC 2026 Tanam Pohon di Kebun Raya, Simbol Komitmen Lingkungan Global

Sebarkan artikel ini
Walikota Kendari bersama Peserta Delegasi UCLG ASPAC 2026 Sukses Tanam Pohon di Kebun Raya.

KORANHeadline.com, KENDARI – Walikota Kendari, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., bersama ratusan peserta delegasi United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) Executive Bureau Meeting 2026 sukses melakukan penanaman pohon di Kebun Raya Kendari, Kamis (7/5).

Walikota mengucapkan terima kasih atas semangat kolaborasi, untuk melaksanakan kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari rangkaian the 1st 2session of the 2026 Executive Bureau Meeting and Asia Pacific Forum di Kota Kendari.

“Kegiatan penanaman pohon pada hari ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis. Penanaman pohon bukan hanya kegiatan simbolis, tetapi merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau, serta memperkuat ketahanan kota terhadap dampak perubahan iklim yang saat ini menjadi tantangan global bagi seluruh kota di dunia,” ungkapnya.

Katanya, sebagai tuan rumah kegiatan internasional ini, Kota Kendari berkomitmen untuk terus mengembangkan konsep pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.

Ia menyebut, Kebun Raya Kendari merupakan salah satu kebanggaan kami, yang berfungsi sebagai pusat konservasi keanekaragaman hayati, sarana edukasi lingkungan, serta ruang terbuka hijau yang memberikan manfaat ekologis, sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

“Kami merasa sangat terhormat atas kehadiran para delegasi dari berbagai kota dan negara di kawasan asia pasifik yang telah meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Partisipasi bapak dan ibu sekalian dalam menanam pohon hari ini menjadi simbol persahabatan global, komitmen kolektif, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlanjutan bumi yang kita tempati,” ujar Walikota.

Baca Juga :  Forum Internasional UCLG ASPAC 2026 Resmi Dibuka, Kendari Jadi Pusat Kolaborasi Kota Asia Pasifik

Diakhir sambutan, dirinya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh delegasi, mitra, dan panitia yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan baik.

“Semoga kebersamaan kita hari ini membawa manfaat besar bagi lingkungan dan mempererat hubungan kerja sama antar kota di kawasan asia pasifik. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kegiatan penanaman pohon dalam rangkaian the 1st session of the 2026 executive bureau meeting and asiapacific forum di Kebun Raya Kendari pada tanggal 7 Mei 2026 secara resmi saya nyatakan dimulai,” tutup Walikota.



Diketahui, Kota Kendari menjadi sorotan internasional saat menjadi tuan rumah UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting and Asia Pacific Forum 2026 yang digelar pada 6–9 Mei mendatang. Agenda ini menjadi momentum besar yang tidak hanya penting bagi pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Berikut poin-poin penting yang perlu diketahui:

• Apa itu UCLG ASPAC?
Merupakan organisasi regional terbesar di kawasan Asia-Pasifik yang menghimpun pemerintah daerah dari berbagai negara. Organisasi ini juga bagian dari jaringan global UCLG yang aktif mendorong kerja sama antar kota di dunia.

Baca Juga :  Semarak HUT RI, Kontes Burung Berkicau Kapolda Cup Diikuti Peserta dari Luar Sultra

• Skala dan jangkauan
UCLG ASPAC mewakili lebih dari 7.000 pemerintah daerah dengan total populasi sekitar 3,76 miliar jiwa atau hampir separuh penduduk dunia, menjadikannya forum strategis tingkat global.

• Tujuan forum
Menjadi wadah kolaborasi antar daerah untuk bertukar pengalaman pembangunan, memperkuat jejaring internasional, serta mendorong inovasi kebijakan publik yang adaptif dan berkelanjutan.

• Tema besar 2026
“Advancing Sustainable Tourism for a Resilient Future and Inclusive Economy.” Tema ini menekankan pentingnya pengembangan pariwisata berkelanjutan, ekonomi inklusif, dan ketahanan kota menghadapi tantangan global.

• Isu strategis yang dibahas
Selain pariwisata, forum ini juga akan mengangkat sektor lingkungan, kesehatan, serta kelautan dan perikanan yang menjadi potensi utama daerah pesisir seperti Kendari.

• Mengapa Kendari?
Penunjukan Kendari sebagai tuan rumah menjadi pengakuan atas potensi dan kesiapan kota ini sebagai daerah berkembang di Indonesia Timur yang memiliki daya saing.

• Dampak langsung bagi masyarakat

* Peningkatan kunjungan wisatawan
* Perputaran ekonomi lokal
* Peluang usaha bagi UMKM
* Promosi budaya dan produk lokal

• Potensi investasi
Forum ini membuka peluang masuknya investasi asing maupun domestik di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, infrastruktur, hingga ekonomi kreatif.

• Perkiraan peserta
Ratusan delegasi dari berbagai negara Asia-Pasifik akan hadir, termasuk kepala daerah, perwakilan organisasi internasional, dan mitra pembangunan.

Baca Juga :  FKM Unhas Ikuti Konferensi Internasional PBC di Vietnam, Tingkatkan Kompetensi dan Jejaring Global

• Kesiapan Pemerintah Kota
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, telah melakukan berbagai langkah strategis, seperti koordinasi dengan sekretariat UCLG ASPAC di Jakarta serta memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan.

• Persiapan teknis di lapangan
Meliputi penataan lokasi kegiatan, pelatihan Liaison Officer (LO), penyediaan interpreter, serta peningkatan kualitas layanan bagi tamu internasional.

• Dukungan lintas sektor
Selain pemerintah pusat, dukungan juga datang dari dunia usaha dan kerja sama internasional, termasuk program sister city dengan Xi’an, Tiongkok.

• Peluang jangka panjang

* Terbukanya jejaring kerja sama global
* Peningkatan daya saing daerah
* Kolaborasi lintas sektor pembangunan
* Penguatan posisi Kendari di level internasional

• Efek ekonomi berantai
Kegiatan ini diprediksi berdampak pada sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga industri kreatif lokal yang akan ikut tumbuh seiring meningkatnya aktivitas internasional.

UCLG ASPAC 2026 bukan sekadar forum diskusi, tetapi menjadi panggung diplomasi antar kota yang dapat membawa Kendari naik kelas. Jika terselenggara dengan sukses, kota ini tidak hanya dikenal sebagai tuan rumah, tetapi juga sebagai pemain baru dalam peta kota global yang siap bersaing dan berkembang di masa depan. (ADV)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!