KORANHeadline.com, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Forum Kota Sehat Kota Kendari Rapat Sosialisasi Persiapan Verifikasi Lanjutan oleh Kementerian Kesehatan RI melalui zoom, Kamis (31/07/2025) di Command Centre Balaikota Kendari
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, STP., SH., M.Si..melalui Koordinator Tim Kota Sehat Kota Kendari mulai mematangkan persiapan bahan pemaparan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dihadapan tim penilai Kota Sehat Pusat.
Usai mengikuti Rapat Koordinasi, Laode Ashar selalu Ketua Forum Kota Sehat Kota Kendari mengungkapkan bahwa, validasi lanjutan ini merupakan momentum terakhir tim Kota Sehat Kota Kendari menyiapkan semua dokumen penilaian.

“Ini puncak dari perjuangan kira untuk mendapatkan wistara. Sekarang kita berada diangka 89 pesen, tinggal sedikit lagi. Mudah-mudahan 89 persen ini angka yang benar-benar sudah dipersiapkan sehingga saat validasi lanjutan bisa naik diangka 90 persen pada batas angka nominal wistara. Kita berharap mencapai predikat ini,” ujar Laode Ashar optimis.
Saat ini, sambung Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari tersebut, tim Kota Sehat Kota Kendari tengah mempersiapkan bahan presentasi Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran pada 21 Agustus nanti.
“Mudah-mudahan didalam materi presentasi kita bisa menjabarkan semua yang dipertanyakan, karena kita tidak tahu bocoran yang akan ditanyakan. Artinya, akan diklarifikasi apa yang dipertanyakan nanti adalah sesuatu yang sudah dipersiapkan,” tutup Laode Ashar.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Forum Kota Sehat, Muhammad Saiful kepada menyebut bahwa pihaknya sudah mempersiapkan bahan pemaparan Wali Kota Kendari.
“Terkait penilaian itu ada beberapa outline paparan yang harus kita siapkan.
Pengecekan terakhir, kebetulan saya sebagai koordinator penyiapan bahan paparan Walikota, saya cek data paparan dari setiap OPD sudah lengkap semuanya,” jelas Saiful.
Saat ini, sambung Kepala Bappeda, pihaknya sementara merampungkan model slide paparan Wali Kota Kendari sembari menunggu jadwal penilaian dari tim kota sehat pusat.
“Nah ini harus kita antisipasi di bulan berapa, supaya ada persiapan-persiapan kita terutama terkait penilaian di lapangan juga agar data paparan dan lapangan ada kesesuaian,” terang Saiful yang juga Plt Direktur Perumda Tirta Anoa Kota Kendari.
Dirinya memastikan Pemkot Kendari siap menyajikan data dari sembilan indikator penilaian tim penilai kota sehat pusat
“Intinya Kota Kendari sudah siap dari sisi data dan sembilan indikator penilaian sudah masuk dalam data kita,” pungkas Saiful.
Walikota Kendari saat pelantikan Forum Kota Sehat Kendari, optimis Kota Kendari kembali meraih predikat Kota Sehat tertinggi Swasti Saba Wistara seperti yang didapatkan pada 2017 dan 2019 silam.
Walikota mengungkapkan bahwa kota sehat merupakan salah satu program pemerintah untuk mewujudkan sebuah wilayah dan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
“Penyelenggaraan kota sehat Kota Kendari bukan hanya dibuktikan melalui selembar sertifikat penghargaan. Penghargaan swasti saba bukanlah menjadi tujuan utama yang ingin dicapai, namun dapat kita buktikan dari segi kualitas dengan memastikan indikator pada tatanan kota sehat betul-betul telah terimplementasi dengan sangat baik sampai ke masyarakat,” tegas Walikota Kendari. (red/id)















