MetroNasional

Tekan Inflasi, Pj Gubernur Jalin Kolaborasi Lewat Rakor TPID Bersama Bupati Walikota se Sultra

249
×

Tekan Inflasi, Pj Gubernur Jalin Kolaborasi Lewat Rakor TPID Bersama Bupati Walikota se Sultra

Sebarkan artikel ini
Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto saat meminpin Rakor TPID. Ist

KORANHeadline.com, KENDARI – Dalam rangka memperkuat kerjasama dan koordinasi antar Pemerintah Daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra), Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sultra menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pemerintah Kabupaten/Kota, Kamis (16/11).

Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, mengatakan bahwa Rakor TPID ini diselenggarakan dalam rangka memperkuat sinergi, strategi dan menekan angka inflasi di Provinsi Sulawesi Tenggara. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan kebijakan bersama yang efektif untuk mengendalikan inflasi, dan mendukung stabilitas ekonomi.

Baca Juga :  Dukung Program MBG, Kapolda Sultra Tinjau Langsung Kesiapan Dapur SPPG Brimob

“Kami yakin, melalui Rakor ini dapat dirumuskan langkah-langkah konkret yang mampu meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antar daerah dalam menghadapi tantangan pengendalian inflasi,” ujar Andap.

Dirinya menyebut, saat ini inflasi Sultra kian terkendali, bahkan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) angka inflasi mengalami penurunan tiap bulannya. Dimana Sultra mampu menekan laju inflasi dari 3,46 persen pada bulan September, menjadi 3,14 persen pada Oktober 2023.

Baca Juga :  Stabilkan Harga dan Stok Barang, Dinas Ketapang Gelar Pasar Pangan Murah di Kelurahan Bende

“Meski demikian, seluruh jajaran Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota dan Instansi terkait agar tidak berpuas diri dan tetap waspada dalam mengendalikan inflasi di wilayahnya masing-masing,” tegas Andap.

Andap juga menekankan kepada Kepala Daerah untuk melakukan langkah-langkah pengendalian inflasi sesuai rekomendasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia melalui Gerakan Pangan Murah, Gerakan Pasar Murah, menjaga fluktuasi harga beras, menjaga stabilitas harga BBM dan bahan bakar rumah tangga, operasi pasar, serta terus serap anggaran pengendalian inflasi.

Baca Juga :  Pemkot Mulai Validasi 20 Ribu Data KPM Calon Penerima Program CPP

“Diharapkan para Kepala Daerah mengimplimentasikan strategi exit pengendalian inflasi guna menekan angka inflasi di wilayahnya masing-masing, menciptakan lingkungan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan di wilayah Provinsi Sultra,” tutupnya. (red/id)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *