KORANHeadline.com, KENDARI – Anggota Komisi V DPR RI, Ir Ridwan Bae menghadiri langsung Penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kerja Sama kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahap I antara BWS Kendari dan Masyarakat Pengelola Program di Claro Hotel Kendari, Jumat (1/8/2025).
Kehadiran legislator asal Bumi Anoa (sebutan untuk Sulawesi Tenggara) tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan di nusantara.
Kepada media, Ridwan Bae menyebut, penandatanganan perjanjian kerjasama merupakan salah satu komitmen bersama dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan yang memang sangat dibutuhkan negara.
“Ini menjadi program kerja utama Presiden Prabowo dan ini juga memang sangat menguntungkan rakyat sehingga PKS seperti ini menjadi wujud tanggung jawab bersama antara pengelola proyek P3-TGAI dan BWS,” ungkap Ridwan.
Mantan Bupati Muna dua periode berharap pengerjaan program P3-TGAI di Sultra berjalan lancar dan sukses. Ia juga menegaskan agar tidak ada pungutan apapun selama pengerjaan proyek.
“Kami berharap pengerjaan ini suskes, bekerja tepat waktu dan volume pengerjaan tidak dikurangi. Termasuk tidak boleh ada pungutan apapun, baik dari tenaga ahli saya maupun PPK Satker dan siapa saja,” tegas politisi Golkar tersebut.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja (Satker) OP SDA Sulawesi IV Dr. Suwardi, ST., MT mengungkapkan bahwa program ini menyasar 11 kabupaten kota di Bumi Anoa.
“Lokasinya di 11 kabupaten yang tersebar di 254 lokasi pada tahap I. Kita tahu bersama sesuai arahan Presiden program ini untuk mendukung program swasembada pangan karena program ini berhubungan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, sambung Suwardi, program ini juga untuk peningkatan perekonomian di masyarakat. “Inikan swakelola jadi dananya langsung ke masyarakat tanpa melalui bakai, karena dikelola sama masyarakat,” pungkas Suwardi. (red/id)















