DaerahMetroNasional

Pengembangan Padi Biofortifikasi Sasar 4 Ribu Hektar Lahan di Sultra

362
×

Pengembangan Padi Biofortifikasi Sasar 4 Ribu Hektar Lahan di Sultra

Sebarkan artikel ini
La Ode Rusdin Jaya

KORANHeadline.com, KENDARI – Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) punya cara tersendiri dalam membantu pemerintah provinsi menurunkan angka stunting di bumi anoa.

Salah satunya yakni pemberian bibit padi yang kaya akan gizi secara gratis kepada petani padi sawah di delapan kabupaten. Kepala Distanak Sultra, La Ode Rusdin Jaya menyebut dalam waktu dekat pihaknya bakal membagikan bibit padi kaya gizi ini kepada petani yang sudah terdata.

“Khusus Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan, upaya pencegahan stunting itu dengan pemberian bibit padi kaya gizi atau biofortifikasi. Ada dua varietas yakni
Inpari 46 Nutrizinc dan Ir Nutrizinc yang akan kita bagi pada lahan seluas 14 hektar di delapam kabupaten,” ungkap Rusdin, Rabu (9/8).

Delapan kabupaten yang dimaksud yakni Konawe Selatan, Konawe, Bombana, Kolaka, Kolaka Timur, Konawe Utara, Kolaka Utara dan Kabupaten Buton. Bibit nantinya akan diberikan kepada petani yang sudah terdata oleh dinas.

Baca Juga :  Budi Waseso Lantik Mabida dan Kwarda Sultra Masa Bakti 2024–2029, Ujung Tombak Pembina Generasi Muda

“CPCL (calon petani, calon lokasi) nya harus clear sebelum kita kasih. Semuanya itu ada 4.000 (petani yang akan menerima bibit, red). 3.000 dari kementerian, 1.000 nya kita,” terang mantan Kepala Biro Administrasi Pembangunan tersebut.

“Sekarang adalah bagaimana setelah kita tanam, untuk pendistribusiannya kita serahkan ke teman-teman kabupaten supaya memang diperuntukkan kepada kepala-kepala keluarga yang membutuhkan itu. Jangan sampai orang bisa beli beras mahal malah di kasih. Makanya, kita berharap hasilnya itu digunakan untik kuota-kuota yang membutuhkan,” tambahnya.

Baca Juga :  Jasa Rajarja Jamin Seluruh Korban Kecelakaan Bus Bhinneka di Tol Km 41 Karawang

Menurutnya, peran Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan sangat signifikan terhadap pencegahan stunting di Sultra. Pasalnya, kata dia, pemenuhan gizi keluarga berawal dari kualitas makanan yang di konsumsi.

Keunggulan padi biofortifikasi diharapkan dapat mensukseskan program pemerintah dalam mengatasi kekurangan gizi zinc dan meminimalisasi stunting di Indonesia.



“Stunting di Sultra cukup tinggi berdasarkan hasil rapat kemarin. Kita berharap program kami ini setidaknya bisa mencegah stunting dari sektor hulu. Beras ini rendah karbohidrat dan kaya gizi, ini sehat,” tandas Rusdin. (red/id)

Baca Juga :  Jasa Raharja Berdayakan Korban dan Keluarga Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Makassar









Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
content-1701

cuaca 638000116

cuaca 638000117

cuaca 638000118

cuaca 638000119

cuaca 638000120

cuaca 638000121

cuaca 638000122

cuaca 638000123

cuaca 638000124

cuaca 638000125

cuaca 638000126

cuaca 638000127

cuaca 638000128

cuaca 638000129

cuaca 638000130

cuaca 638000131

cuaca 638000132

cuaca 638000133

cuaca 638000134

cuaca 638000135

cuaca 638000136

cuaca 638000137

cuaca 638000138

cuaca 638000139

cuaca 638000140

cuaca 638000141

cuaca 638000142

cuaca 638000143

cuaca 638000144

cuaca 638000145

cuaca 638000146

cuaca 638000147

cuaca 638000148

cuaca 638000149

cuaca 638000150

cuaca 638000151

cuaca 638000152

cuaca 638000153

cuaca 638000154

cuaca 638000155

cuaca 638000156

cuaca 638000157

cuaca 638000158

cuaca 638000159

cuaca 638000160

cuaca 638000161

cuaca 638000162

cuaca 638000163

cuaca 638000164

cuaca 638000165

cuaca 638000166

cuaca 638000167

cuaca 638000168

cuaca 638000169

cuaca 638000170

cuaca 638000171

cuaca 638000172

cuaca 638000173

cuaca 638000174

cuaca 638000175

article 999990116

article 999990117

article 999990118

article 999990119

article 999990120

article 999990121

article 999990122

article 999990123

article 999990124

article 999990125

article 999990126

article 999990127

article 999990128

article 999990129

article 999990130

article 999990131

article 999990132

article 999990133

article 999990134

article 999990135

article 999990136

article 999990137

article 999990138

article 999990139

article 999990140

article 999990141

article 999990142

article 999990143

article 999990144

article 999990145

psda 438000111

psda 438000112

psda 438000113

psda 438000114

psda 438000115

psda 438000116

psda 438000117

psda 438000118

psda 438000119

psda 438000120

psda 438000121

psda 438000122

psda 438000123

psda 438000124

psda 438000125

psda 438000126

psda 438000127

psda 438000128

psda 438000129

psda 438000130

psda 438000131

psda 438000132

psda 438000133

psda 438000134

psda 438000135

psda 438000136

psda 438000137

psda 438000138

psda 438000139

psda 438000140

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 898100161

article 898100162

article 898100163

article 898100164

article 898100165

article 898100166

article 898100167

article 898100168

article 898100169

article 898100170

article 898100171

article 898100172

article 898100173

article 898100174

article 898100175

content-1701