Daerah

Pemkot Kendari Mulai Godok Rancangan Perda Cadangan Pangan Pemerintah tingkat Daerah

218
×

Pemkot Kendari Mulai Godok Rancangan Perda Cadangan Pangan Pemerintah tingkat Daerah

Sebarkan artikel ini
Dinas Ketapang bersama OPD terkait saat mengadakan FGD Rancangan Perda CPP Daerah.

KORANHeadline.com, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) bersama Organisasi Perangkat Daerah (ODP) terkait mulai menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tingkat daerah.

Rencana baik ini diketahui usai Dinas Ketapang bersama OPD terkait menggelar Fokus Grup Discussion (FGD), Kamis (30/1/2025). Menurut, Kepala Dinas Ketapang Kota Kendari, Drs Abdul Rauf, langkah ini sangat baik bagi pemerintah untuk menyediakan stok pangan di tingkat daerah.

Baca Juga :  PT GKP Rehabilitasi Dua DAS di Luar Lahan Konsesi

“Tentu dengan hadirnya CPP Daerah ini bisa meningkatkan penyediaan pangan bagi masyarakat yang terkena dan mengalami keadaan darurat akibat bencana atau terjadinya gejolak harga di pasaran,” ungkap Dauf.

ASN yang pernah menahkodai Dinas Sosial (Dinsos) menyebut selama ini bantuan CPP hanya berasal dari pemerintah pusat. Olehnya itu, Pemkot Kendari merencanakan agar bisa tersedia ditingkat daerah.

Baca Juga :  Tampil Percaya Diri saat Debat Ketiga, Paslon ASR-Hugua Komit Kelola SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

“Ini masih dibahas, kami berharap ini bisa terwujud sehingga bisa bermanfaat. Jadi tidak mesti menunggu lagi bantuan dari pusat untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar ASN yang memulai karir sebagai Penyuluh KB tersebut.

Tahun lalu pemerintah pusat melalui Badan Ketahanan Pangan Nasional (Bapanas) menyalurkan bantuan sosial berua beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Kendari.

Baca Juga :  Dinkes Mulai Koordinasikan Pemindahan Alkes ke RSUD Tipe D

Bantuan pangan beras ini menjadi membawa kegembiraan bagi warga Indonesia, terlebih khusus warga Kota Kendari. Dimana, bantuan pangan beras ini menyasar 20.213 KPM di Kota Lulo. (red/id)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!