KORANHeadline.com, KENDARI – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman didamlingi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Alda Kesutan Lapae memimpin pertemuan evaluasi khusus terkait permasalahan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bagi nelayan.
Pertemuan ini berlangsung di ruang rapat Wakil Wali Kota, Rabu (15/10/2025). Kegiatan tersebut menghadirkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Ormas Gerbang Kota, manajemen Pertamina, pengelola SPBN, Dinas Perikanan Kota Kendari, serta sejumlah nelayan Kota Kendari yang turut menyampaikan pengalaman memperoleh BBM bersubsidi.
Inisiatif pertemuan ini berawal dari aspirasi yang disampaikan Ormas Gerbang Kota pada minggu sebelumnya, terkait dugaan penyaluran BBM bersubsidi yang tidak tepat sasaran di kalangan nelayan.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat, khususnya para nelayan.
“Minggu lalu saya menerima aspirasi dari rekan-rekan Gerbang Kota mengenai dugaan alokasi BBM subsidi yang tidak tepat sasaran. Hari ini saya mengundang semua pihak sesuai usulan dari Gerbang Kota agar kita bersama-sama mencari solusi terbaik,” tegas Wawali Sudirman.
Menanggapi berbagai masukan itu, Wawali segera memerintahkan langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan distribusi BBM subsidi. Pertama, ia meminta Dinas Perikanan Kota Kendari segera menyusun database lengkap berisi data nelayan dan kapal di Kota Kendari, termasuk kebutuhan BBM harian, mingguan, dan bulanan masing-masing.
Selain itu, ia meminta Pertamina agar menyalurkan BBM bersubsidi secara tepat sasaran kepada nelayan di seluruh wilayah Kota Kendari.
“Kita ingin tahu secara pasti apakah kuotanya sudah sesuai atau memang terbatas. Setelah kita cocokkan data nelayan dengan kuota yang ada, barulah kita bisa mengetahui titik permasalahannya dan menentukan solusi yang tepat sasaran,” ungkapnya. (red/ID)















