Nasional

KPAI Pusat Kunjungi Langsung Anak Dugaan Korban Penganiayaan Guru di Baito Konawe Selatan

192
×

KPAI Pusat Kunjungi Langsung Anak Dugaan Korban Penganiayaan Guru di Baito Konawe Selatan

Sebarkan artikel ini
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengunjungi kediaman Aipda Wibowo Hasyim (orang tua korban anak) dan sekolah korban di Desa Mekar Jaya Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sultra.
KORANHeadline.com, KONAWE SELATAN – Merespons perkara dugaan penganiayaan anak kelas 1

Sekolah Dasar oleh oknum guru honorer, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengunjungi langsung kediaman Aipda Wibowo Hasyim (orang tua korban) di Desa Mekar Jaya Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (25/10).

Komisioner KPAI, Ai Maryati Solehah selaku ketua tim menjelaskan, bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kondisi anak dalam hal ini sebagai korban, terkait dengan kondisi psikologis sebagai dampak dari kasus yang sedang dialami.

Kemudian juga, kata Ai Maryati, untuk mengawal pemenuhan hak anak, karena meskipun proses hukum tetap berjalan namun hak-hak anak terutama korban harus tetap diprioritaskan.

Baca Juga :  Indosat Ooredoo Hutchison Catat Lonjakan Trafik Data Sepanjang Perayaan Idulfitri

“Hal tersebut sebagai upaya menyikapi keadaan, serta memperkuat sistem perlindungan anak,” terang Ai Maryati kepada media.

Dalam kunjungan tersebut, Ai Maryati Solehah menyampaikan beberapa hal, yakni pada saat viralnya kasus yang saat ini sedang terjadi, pihak KPAI langsung merespons dengan melakukan profiling terhadap anak sebagai korban.

“Kami ingin mengetahui kronologis yang sebenarnya, dari versi kedua orang tua anak. Serta, memastikan penanganan perkara utama terkait hak-hak terhadap anak, hak pendidikan dan hak bersosialisasi (bermain, red),” ungkapnya.

Dikesempatan ini dirinya berpesan, untuk mengawal proses kasus yang terjadi ini agar tidak ada diskriminasi terhadap korban.

Baca Juga :  Logistik Polri Rayakan HUT ke 76, Wakapolda Sultra dan Jajaran Antusian Ikuti Lewat Sambungan Vicon

Sementara itu, orang tua korban Aipda Wibowo Hasyim meminta agar pelaku meminta maaf secara tulus. Sebab, kata dia, sejauh ini pihak terduga pelaku hanya meminta maaf namun tidak mengakui perbuatannya, sehingga pihaknya sebagai orang tua korban merasa terduga pelaku tidak memiliki iktikad baik untuk menyelesaikan masalah.

“Kami selaku orang tua korban mengucapkan terima kasih terhadap KPAI atas perhatiannya telah menemui kami dan anak kami. Kami memohon bantuan agar masalah ini dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Dari kediaman orang tua korban, rombongan Tim KPAI mengunjungi SDN 4 Baito dengan menemui tenaga pengajar (guru) pada pukul 12.55 Wita.

Baca Juga :  Jasa Raharja Sultra Sosialisasikan Program PPKL ke Guru SMAN 5 Kendari

Hal ini untuk mengklarifikasi secara langsung kepada pihak-pihak yang bersangkutan, agar memperoleh fakta sebenarnya tanpa melihat apa yang selama ini viral di media sosial.

Selain itu juga, untuk memastikan hak pendidikan dari anak (korban) tetap terpenuhi dan dijalankan dengan baik.
Kunjungan diterima langsung oleh Kepala Sekolah SDN 4 Baito, Sanaali S.Pd dan para guru.

Hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Komisioner KPAI, Ai Maryati Solehah (Ketua Tim), Aris Adi Leksono (Anggota), Kuna’ah (Anggota), dan Asriani S.Kep Ns (Ketua KPAI Kabupaten Konawe Selatan) (red/id)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!