MetroNasional

Kalaksa BPBD Sultra dan Bupati Koltim Tinjau Lokasi Kekeringan di Desa Bou Lambandia

317
×

Kalaksa BPBD Sultra dan Bupati Koltim Tinjau Lokasi Kekeringan di Desa Bou Lambandia

Sebarkan artikel ini
Kalaksa BPBD Sultra dan Bupati Koltim saat meninjau lokasi kekeringan di Desa Bou Lambandia.

KORANHeadline.com, KENDARI – Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhammad Yusup didampingi Bupati Kolaka Timur (Koltim), Abdul Azis meninjau langsung lokasi persawahan terdampak kekeringan di Desa Bou, Kecamatan Lambandia, Kamis (19/10).

Kepada media, Abdul Azis menerangkan bahwa dari 19 ribu hektar lahan persawahan yang ada di Kabupaten Kolaka Timur, 508 hektar diantaranya terdampak kekeringan akibat kemarau panjang yang melanda Sulawesi Tenggara, termasuk Koltim.

“Di Desa Bou ini kurang lebih 1.100 hektar lahan pertanian, yang terdampak El Nino hampir 508 hektar. Kita lihat sendiri ini mengalami kekeringan, harus ada langkah-langkah salah satunya sumur bor.
Kalau lahan disini 1.100 hektar berarti membutuhkan sumur bor kurang lebih 30 sehingga bisa mengaliri persawahan disini,” terang Abdul Aziz.

Dikesempatan tersebut, orang nomor satu di Koltim mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada Bapak Pj Gubernur Sultra yang telah menurunkan tim dalam hal ini Kalaksa BPBD Sultra turun langsung memverifikasi secara faktual kondisi lapangan akibat kemarau panjang.

Baca Juga :  Ir Rachmawati Badallah Nahkodai BKMT Sultra Periode 2024-2030

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang sudah menurunkan tim dari BPBD. Ini sudah puso (gagal panen, red), kami akan mendata sehingga ada langkah-langkah strategis untuk memulihkan ekonomi, salah satunya mendata masyarakat terdampak sehingga kita bisa beri bantuan,” ungkap Abdul Aziz.

Ditempat sama, Kalaksa BPBD Sultra Muhammad Yusup mengaku ikut prihatin atas kondisi kekeringan yang melanda area persawahan di Desa Bou, Kecamatan Lambandia, Kolaka Timur. Pada prinsipnya, kata Palaksa, pihaknya siap membantu pemda untuk mengatasi permasalahan yang terjadi akibat dampak kemarau panjang.

Baca Juga :  BI Sultra Siapkan Rp1,9 Triliun Uang Layak Edar Selama Ramadan dan Idul Fitri

“Kita bsa lihat persawahan disini kering. Kata Bupati ini puso kurang lebih 508 hektar. Bupati sudah mengambil langkah-langkah namun belum maksimal.
Oleh karena itu kami dari BNPB Sultra ingin membantu, tentunya mengurangi beban masyarakat khusunya petani yang ada disini,” ujar mantan Pj Bupati Buton Tengah tersebut.

“Tadi Bupati bilang sumur bor, kita akan melihat seperti apa, apakah dengan sumur bor bisa menyelesaikan persoalan, kami akan terus membantu tentunya. Tinggal melihat seberapa banyak sumur bor yang akan kita berikan, tentunya disesuaikan dengan kondisi keuangan yang tersedia. Tandon juga sangat dibutuhkan masyarakat,” pungkas Kalaksa. (red/id)



Baca Juga :  Pj Wali Kota Kendari Muhammad Yusup Salurkan Bantuan Pembangunan Rumah Ibadah di Kambu










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
content-1701

cuaca 638000116

cuaca 638000117

cuaca 638000118

cuaca 638000119

cuaca 638000120

cuaca 638000121

cuaca 638000122

cuaca 638000123

cuaca 638000124

cuaca 638000125

cuaca 638000126

cuaca 638000127

cuaca 638000128

cuaca 638000129

cuaca 638000130

cuaca 638000131

cuaca 638000132

cuaca 638000133

cuaca 638000134

cuaca 638000135

cuaca 638000136

cuaca 638000137

cuaca 638000138

cuaca 638000139

cuaca 638000140

cuaca 638000141

cuaca 638000142

cuaca 638000143

cuaca 638000144

cuaca 638000145

cuaca 638000146

cuaca 638000147

cuaca 638000148

cuaca 638000149

cuaca 638000150

cuaca 638000151

cuaca 638000152

cuaca 638000153

cuaca 638000154

cuaca 638000155

cuaca 638000156

cuaca 638000157

cuaca 638000158

cuaca 638000159

cuaca 638000160

cuaca 638000161

cuaca 638000162

cuaca 638000163

cuaca 638000164

cuaca 638000165

cuaca 638000166

cuaca 638000167

cuaca 638000168

cuaca 638000169

cuaca 638000170

cuaca 638000171

cuaca 638000172

cuaca 638000173

cuaca 638000174

cuaca 638000175

article 999990116

article 999990117

article 999990118

article 999990119

article 999990120

article 999990121

article 999990122

article 999990123

article 999990124

article 999990125

article 999990126

article 999990127

article 999990128

article 999990129

article 999990130

article 999990131

article 999990132

article 999990133

article 999990134

article 999990135

article 999990136

article 999990137

article 999990138

article 999990139

article 999990140

article 999990141

article 999990142

article 999990143

article 999990144

article 999990145

psda 438000111

psda 438000112

psda 438000113

psda 438000114

psda 438000115

psda 438000116

psda 438000117

psda 438000118

psda 438000119

psda 438000120

psda 438000121

psda 438000122

psda 438000123

psda 438000124

psda 438000125

psda 438000126

psda 438000127

psda 438000128

psda 438000129

psda 438000130

psda 438000131

psda 438000132

psda 438000133

psda 438000134

psda 438000135

psda 438000136

psda 438000137

psda 438000138

psda 438000139

psda 438000140

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 898100161

article 898100162

article 898100163

article 898100164

article 898100165

article 898100166

article 898100167

article 898100168

article 898100169

article 898100170

article 898100171

article 898100172

article 898100173

article 898100174

article 898100175

content-1701