KORANHeadline.com, KENDARI – Kota Kendari menunjukkan iklim investasi yang semakin positif. Realisasi investasi daerah selama periode Januari hingga Juli 2024 mencapai Rp470 Miliar, mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya tercatat sebesar Rp406 miliar.
Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan investor dan potensi ekonomi yang terus berkembang di daerah ini. Pemerintah setempat berkomitmen untuk terus mendukung investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DM-PTSP) Kota Kendari, Maman Firman Syah mengatakan, meningkatkan nilai investasi di Kota Kendari didukung beberapa sektor usaha seperti sektor transportasi, pergudangan, telekomunikasi, hotel dan restoran (Penanaman Modal Asing).
Sementara dari sisi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), peningkatan nilai investasi didukung sektor perumahan, kawasan industri perkantoran, perdagangan dan reparasi.
“Sejauh ini realisasi investasi di Kota Kendari cukup baik. Meskipun target tahun ini sebesar Rp 1,6 triliun atau bisa dikata targetnya tidak rasional dari pemerintah tapi kita optimis capai target,” ujar Maman.
ASN yang pernah menjabat Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kendari ini menambahkan, target yang diberikan Pemprov Sultra tidak realistis mengingat Kota Kendari tidak memiliki Sumber Daya Alam (SDA) seperti daerah lain.
“Kota Kendari hanya mengandalkan sektor pajak. Meski targetnya cukup tinggi tapi kita upayakan bisa capai target,” pungkasnya. (red/rls)















