KORANHeadline.com, KENDARI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari bakal segera memiliki gedung Unit Transfusi Darah (UTD) modern melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp11 miliar tahun ini.
Kabar baik tersebut disampaikan langsung Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Kendari dr Sukirman kepada sejumlah awak media, Senin (10/3/2025).
Ia menyebut gedung ini nantinya akan menunjang pelayanan rumah sakit secara signifikan, memastikan ketersediaan darah yang aman, berkualitas, dan cukup untuk memenuhi kebutuhan pasien.
“Pembangunannya tahun ini melalui DAK Fisik untuk pembangunan gedung dan fasilitas pelengkap didalamnya. Anggarannya kurang lebih Rp11 miliar,” terang dr Sukirman.
Eselon II yang pernah menjabat Pj Sekda Kota Kendari menambahkan bahwa gedung transfusi darah akan menyediakan layanan donor darah, pengelolaan darah, dan pendistribusian darah.
“Dengan fasilitas yang lengkap dan modern, RSUD Kota Kendari akan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menjamin ketersediaan darah bagi masyarakat Kendari,” bebernya.
Diketahui pembangunan UTD selaras dengan misi Walikota Kendari Siska Karina Imran menghadirkan rumah sakit modern di ibu kota Sulawesi Tenggara (Sultra).
Apalagi, Sabtu (8/3/2025) Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran didampingi dr. Sukirman, melakukan kunjungan kaji tiru ke RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari sistem pengelolaan rumah sakit modern, terutama dalam penambahan ruang rawat inap guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kota Kendari.
RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, yang merupakan rumah sakit kelas A Pendidikan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo, berhasil menerapkan sistem pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). red















