KORANHeadline.com, KENDARI – Dinas Pertanian (Distan) Kota Kendari menggagas konsep Pasar Bunga untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pertanian. Konsep ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian daerah melalui sektor pertanian.
Pasar Bunga ini akan menjadi tempat bagi petani dan pedagang bunga untuk memasarkan produk mereka. Dengan adanya Pasar Bunga, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani dan pedagang, serta pemasukan daerah.
Kepala Distan Kota Kendari, Makmur SPd MPd, menyampaikan bahwa seyogianya Pasar Bunga di sebuah kota harus ada. Pasalnya warga kota membutuhkan tanaman hias untuk menata kawasannya juga halaman rumahnya agar terlihat hijau.
“Makanya kami mencoba komunikasi dengan komunitas penjual bunga hias. Kami bikin konsepnya seperti apa dan akan kami laporkan ke pimpinan. Pasar Bunga memang butuh tempat representatif sehingga ketika kota berkembang tidak menimbulkan dampak terhadap warga,” ujar Makmur, Senin (19/5).
Konsep baik ini diyakini menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pengembangan Kota Kendari kedepan. Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menawarkan sejumlah lokasi strategis kota lulo.
“Ini bisa menjadi penyumbang PAD, yang jelas Pasar Bunga ini akan menjadi binaan Dinas Pertanian. Beberapa altenatif seperti ada di Kebun Raya, Kawasan Petoaha dan Kawasan wisata Nambo,” terang Eselon II yang pernah menjabat Kadis Pendidikan dan Kadis Pemberdayaan Perempuan.
Dinas Pertanian berharap konsep ini nantinya menjadi solutif pengembangan tanaman hias di Kota Kendari. (red/id)















