Daerah

Distan Dorong Potensi Pengembangan Padi Gogo di Kota Kendari: Ubah Lahan Kering Jadi Potensial

4059
×

Distan Dorong Potensi Pengembangan Padi Gogo di Kota Kendari: Ubah Lahan Kering Jadi Potensial

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Makmur bersama Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang saat panen padi Gogo.

KORANHeadline.com, KENDARI – Di bawah kepemimpinan Makmur S.Pd., M.Pd, Dinas Pertanian atau biasa disingkat Distan mulai melirik potensi pengembangan varietas Padi Gogo di Kota Lulo.

Keterbatasan lahan persawahan, tidak menurunkan semangat Distan berinovasi. Hal ini terbukti saat Kepala Distan bersama Kepala Pelaksa BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang melakukan panen perdana di lahan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Puuwatu, Selasa (21/10/2025).

Dikesempatan baik ini, Makmur, mengapresiasi kinerja jajarannya dalam hal ini BPP Puuwatu yang sukses membudidayakan padi gogo sebagai solusi menghadapi tantangan iklim.

Baca Juga :  Bukti Kerja Nyata, Pemkab Konut Sabet Predikat Manajemen Keuangan Terbaik di Sulawesi Tenggara

“Untuk BPP Puuwatu, mereka mengembangkan budi daya padi gogo yang tahan kering. Dari luasan dua area ini, perkiraan panen kita (gabah kering) sekitar 100 kilo. Dari segi hasil, ini bisa luar biasa,” terang Makmur kepada awak media.

Mantan Kadis Dikbud menjelaskan bahwa pengembangan padi gogo ini diarahkan untuk pemanfaatan lahan-lahan kering di Kota Kendari, sekaligus sebagai strategi mitigasi risiko.

“Memang sengaja kami arahkan BPP Puuwatu untuk mengembangkan padi gogo. Ini bukan hanya soal panen, tapi bagaimana kita punya komoditas pangan yang resilient (tangguh) terhadap perubahan iklim ekstrem, seperti kekeringan,” tambahnya.

Baca Juga :  Fokus Tuntaskan Janji Politik

Bahkan, Distan telah mengagas konsep Padi Gogo Aman Bencana bersama BPBD. Konsep ini bertujuan menjadikan komoditas ini sebagai basis ketahanan pangan darurat yang tidak bergantung pada irigasi sawah. La

“Nanti ke depannya, kita akan coba melakukan pembibitan dengan padi gogo ini dan berkoordinasi dengan BPBD agar lahan kering di Kendari bisa ditanami padi, mengurangi risiko gagal panen akibat bencana kekeringan,” beber Makmur.

Baca Juga :  Sepakat Berdamai, Orang Tua Korban dan Guru Supriyani Salam Salaman

Selain fokus pada padi gogo, BPP Puuwatu juga aktif mendukung program Kendari Berkebun dengan mengembangkan hortikultura, sayur-sayuran, dan jagung.

Inovasi teknologi yang diterapkan termasuk sistem pengairan sprinkle dan pemanfaatan sistem akuaponik, di mana air dari kolam ikan digunakan untuk menyirami tanaman, menciptakan siklus pertanian yang berkelanjutan dan efisien. (red/ID)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!