KORANHeadline.com, KENDARI – Di bawah kepemimpinan Makmur S.Pd., M.Pd, Dinas Pertanian atau biasa disingkat Distan mulai melirik potensi pengembangan varietas Padi Gogo di Kota Lulo.
Keterbatasan lahan persawahan, tidak menurunkan semangat Distan berinovasi. Hal ini terbukti saat Kepala Distan bersama Kepala Pelaksa BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang melakukan panen perdana di lahan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Puuwatu, Selasa (21/10/2025).
Dikesempatan baik ini, Makmur, mengapresiasi kinerja jajarannya dalam hal ini BPP Puuwatu yang sukses membudidayakan padi gogo sebagai solusi menghadapi tantangan iklim.

“Untuk BPP Puuwatu, mereka mengembangkan budi daya padi gogo yang tahan kering. Dari luasan dua area ini, perkiraan panen kita (gabah kering) sekitar 100 kilo. Dari segi hasil, ini bisa luar biasa,” terang Makmur kepada awak media.
Mantan Kadis Dikbud menjelaskan bahwa pengembangan padi gogo ini diarahkan untuk pemanfaatan lahan-lahan kering di Kota Kendari, sekaligus sebagai strategi mitigasi risiko.
“Memang sengaja kami arahkan BPP Puuwatu untuk mengembangkan padi gogo. Ini bukan hanya soal panen, tapi bagaimana kita punya komoditas pangan yang resilient (tangguh) terhadap perubahan iklim ekstrem, seperti kekeringan,” tambahnya.
Bahkan, Distan telah mengagas konsep Padi Gogo Aman Bencana bersama BPBD. Konsep ini bertujuan menjadikan komoditas ini sebagai basis ketahanan pangan darurat yang tidak bergantung pada irigasi sawah. La
“Nanti ke depannya, kita akan coba melakukan pembibitan dengan padi gogo ini dan berkoordinasi dengan BPBD agar lahan kering di Kendari bisa ditanami padi, mengurangi risiko gagal panen akibat bencana kekeringan,” beber Makmur.
Selain fokus pada padi gogo, BPP Puuwatu juga aktif mendukung program Kendari Berkebun dengan mengembangkan hortikultura, sayur-sayuran, dan jagung.
Inovasi teknologi yang diterapkan termasuk sistem pengairan sprinkle dan pemanfaatan sistem akuaponik, di mana air dari kolam ikan digunakan untuk menyirami tanaman, menciptakan siklus pertanian yang berkelanjutan dan efisien. (red/ID)















