MetroNasionalTeknologi

Diskominfo Optimis Indeks SPBE Kota Kendari Meningkat, Fadlil: Mudahkan Layanan Publik

795
×

Diskominfo Optimis Indeks SPBE Kota Kendari Meningkat, Fadlil: Mudahkan Layanan Publik

Sebarkan artikel ini
Fadlil Suparman

KORANHeadline.com, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus optimis indeks penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau yang lebih dikenal dengan e-Government bisa mencapai angkat 3,2 tahun ini.

Kehadiran Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik diharapkan mampu mewujudkan proses kerja yang efisien dan efektif serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kepala Diskominfo Kota Kendari, Fadlil Suparman mengungkapkan, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik menjadi satu-satunya indikator penilaian kinerja Diskominfo Kota Kendari berdasarkan Rencana Pembangunan Daerah 2023-2026.

“Kita ada target indeks SPBE. Kan setiap tahun kita dinilai Kemenpan RB terkait indeks sejauh mana sih Kota Kendari menerapkan SPBE. Nah tahun 2022 kemarin indeks SPBE berada dipoint 2,02.
Tahun ini kita menargetkan dipoint 2,7 atau bahkan 3,2 sesuai harapan Bapak Wali Kota,” terang Fadlil, Senin (26/6).

Baca Juga :  Personel Polres Buton Bripda Alif Lam Ramadhan Sabet Juara 3 di Kejuaraan INKANAS Piala Kapolri 2024

Sejauh ini, lanjut Fadlil, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya-upaya untuk pengoptimalannya di kota lulo. Bahkan telah dibentuk tim koodinasi SPBE yang diketuai Sekda Kota Kendari, Wakil Ketua Inspektorat dan Kominfo sebagai Sekretaris.

“Jadi kita akan rapat untuk membahas bagaimana upaya-upaya Pemkot dalam mewujudkan SPBE di Kota Kendari.
Indikator ada 47, mulai dari kebijakan sampai kepada sistem evaluasi maupun penerapan SPBE,” terang Fadlil.

Baca Juga :  Penataan Pedestrian Kawasan MTQ Usung Konsep Modern

Menurutnya, penerapan SPBE ini tak terlepas dari perkembangan teknologi yang semakin maju. Sistem pemerintahan secara manual secara bertahap akan hilang dan akan tergantikan dengan SPBE yang didalamya terdapat aplikasi-aplikasi termasuk aplikask layanan publik.

“SPBE ini kalau umumnya kita dengar smart city, sebenarnya sudah bagian-bagian dari itu. Intinya memudahkan pelayanan kepada masyarakat karena kita sudah menggunakan teknologi IT. Indeks ini biasanya akan diumumkan diakhir tahun,” pungkas Fadlil. (red/id)

Baca Juga :  RUPS-LB BPR Bahtramas, Dorong Transformasi dan Pertumbuhan Kinerja di 2025
















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *