KORANHeadline.com, KENDARI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari merespons cepat kasus video viral yang memperlihatkan sejumlah siswa SMP mengonsumsi tembakau gorila.
Kejadian yang menghebohkan dunia pendidikan ini mendorong Dikbud untuk mengambil langkah serius dengan menggandeng Polresta dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pencegahan.
Kepala Dikbud Kendari, Saemina, S.Pd, M.Pd mengungkapkan keprihatinannya atas insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa dua siswa yang terlibat kini menjalani rehabilitasi, sementara yang lain dalam pendampingan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
“Atas kejadian ini kita turut prihatin. Dalam waktu dekat, kami akan berkolaborasi dengan Polresta dan BNN untuk gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke sekolah-sekolah,” ujar Saemina, Rabu (24/9/2025).
Lebih lanjut, Saemina menekankan pentingnya peran orang tua dalam pengawasan anak. Sebagai Ketua PGRI Kota Kendari, ia mengimbau para orang tua untuk lebih intensif memantau setiap kegiatan dan perkembangan anak di rumah, karena sebagian besar waktu anak dihabiskan bersama keluarga.
“Di sekolah, waktu anak terbatas. Namun, di rumah, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk memantau tumbuh kembang mereka,” pungkasnya. (red/ID)















