MetroNasional

ASN Pemprov Sultra Luncurkan Inovasi Ramah Lingkungan Pesnab SI MANJA, Eva: Wujud dari Pertanian Masa Depan

459
×

ASN Pemprov Sultra Luncurkan Inovasi Ramah Lingkungan Pesnab SI MANJA, Eva: Wujud dari Pertanian Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Eva Yanti Ariyani Nurdin saat memperkenalkan pesnab SI MANJA kepada masyarakat Desa Karandu, Kecamatan Anggotoa.

KORANHeadline.com, KENDARI – Satu lagi inovasi yang berhasil diluncurkan salah satu ASN pada Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra), ia adalah Eva Yanti Ariyani Nurdin SP MSi.

Eva yang kini menjabat Kepala Balai Proteksi Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai memperkenalkan buah inovasinya ke masyarakat, khususnya bagi para petani jagung.

Eva bersama petani jagung usai memperkenalkan SI MANJA.

Inovasi yang diperkenalkan adalah
penggunaan pestisida nabati (SI MANJA) yang dikenalkan saat demonstrasi pembuatan dan pengaplikasian pestisida nabati pada tanaman jagung di Desa Karandu, Kecamatan Anggotoa, Kabupaten Konawe, Rabu (6/12).

Eva menjelaskan, SI MANJA adalah singkatan dari Pestisida Nabati Tanaman Jagung, merupakan sebuah inovasi pestisida yang dapat menekan serangan Organisme Penggangu Tanaman (OPT) secara ramah lingkungan.

Baca Juga :  Pj Gubernur Sebut Momen Hardiknas Jadi Penyemangat Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

“SI MANJA hadir sebagai sebuah langkah baru bagi petani jagung di Desa Karandu dalam menangani serangan OPT ditengah dampak perubahan iklim El Nino. Pestisida nabati Si Manja merupakan salah satu komponen dalam konsep PHT yang ramah lingkungan,” terang Eva.

Keunggulan SI MANJA, lanjut Eva, dapat menciptakan lingkungan yang aman dari bahan kimia, aman bagi manusia, hewan karena bahan aktif yang digunakan mudah terurai dialam atau biodegradable. Tidak menyebabkan residu dan aman cemaran air dan tanah.

Baca Juga :  Jasa Raharja Sultra bersama Mitra Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas Kabupaten Konawe

“Pemakaian dengan dosis tinggi sekalipun masih relatif aman, tidak mudah menyebabkan resistensi hama. Kesehatan tanah lebih terjaga dan dapat meningkatkan bahan organik tanah,” ungkapnya.

Eva menambahkan, Si MANJA memiliki beberapa kandungan yang berguna untuk memberantas OPT, seperti azadiracnan, meliantriol, salonin dan ninbin. Bahan aktif ini dapat mengendalikan OPT dari jenis insek, fungi, bakteri, nematoda dan molusca.



“Cara kerjanya tidak membunuh hama secara cepat, tetapi mempengaruhi daya makan, pertumbuhan, reproduksi, daya saksual menurun, penurunan daya tetas telur, sebagai pemandul dan dapat bekerja secara sistemik,” terang Eva.

Baca Juga :  Patroli Mining Berlanjut, Tipidter Krimsus Sisir Eks Lokasi Tambang di Konsel

Katanya, pestisda nabati yang digunakan pada kegiatan ini berbahan dasar daun mimba, sereh dan lengkuas. Semua ini merupakan tanaman yang mudah didapatkan di alam.

“SI MANJA merupakan sebuah wujud dari Pertanian Masa Depan yang ideal yang diaktualisasikan pada pengempangan pestisida berwawasan lingkungan. Walaupun dari tumbuhan, khasiat SI MANJA tak kalah saing dengan pestisida kimia atau sintesis. Penggunaan pestisida nabati SI MANJA diharapkan mampu menghasilkan produk unggulan tanpa mencemari dan merusak mahluk hidup ataupun lingkungan,” pungkas Eva. (red/id)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

content-1701

cuaca 638000116

cuaca 638000117

cuaca 638000118

cuaca 638000119

cuaca 638000120

cuaca 638000121

cuaca 638000122

cuaca 638000123

cuaca 638000124

cuaca 638000125

cuaca 638000126

cuaca 638000127

cuaca 638000128

cuaca 638000129

cuaca 638000130

cuaca 638000131

cuaca 638000132

cuaca 638000133

cuaca 638000134

cuaca 638000135

cuaca 638000136

cuaca 638000137

cuaca 638000138

cuaca 638000139

cuaca 638000140

cuaca 638000141

cuaca 638000142

cuaca 638000143

cuaca 638000144

cuaca 638000145

cuaca 638000146

cuaca 638000147

cuaca 638000148

cuaca 638000149

cuaca 638000150

cuaca 638000151

cuaca 638000152

cuaca 638000153

cuaca 638000154

cuaca 638000155

cuaca 638000156

cuaca 638000157

cuaca 638000158

cuaca 638000159

cuaca 638000160

cuaca 638000161

cuaca 638000162

cuaca 638000163

cuaca 638000164

cuaca 638000165

cuaca 638000166

cuaca 638000167

cuaca 638000168

cuaca 638000169

cuaca 638000170

cuaca 638000171

cuaca 638000172

cuaca 638000173

cuaca 638000174

cuaca 638000175

article 999990116

article 999990117

article 999990118

article 999990119

article 999990120

article 999990121

article 999990122

article 999990123

article 999990124

article 999990125

article 999990126

article 999990127

article 999990128

article 999990129

article 999990130

article 999990131

article 999990132

article 999990133

article 999990134

article 999990135

article 999990136

article 999990137

article 999990138

article 999990139

article 999990140

article 999990141

article 999990142

article 999990143

article 999990144

article 999990145

psda 438000111

psda 438000112

psda 438000113

psda 438000114

psda 438000115

psda 438000116

psda 438000117

psda 438000118

psda 438000119

psda 438000120

psda 438000121

psda 438000122

psda 438000123

psda 438000124

psda 438000125

psda 438000126

psda 438000127

psda 438000128

psda 438000129

psda 438000130

psda 438000131

psda 438000132

psda 438000133

psda 438000134

psda 438000135

psda 438000136

psda 438000137

psda 438000138

psda 438000139

psda 438000140

article 898100146

article 898100147

article 898100148

article 898100149

article 898100150

article 898100151

article 898100152

article 898100153

article 898100154

article 898100155

article 898100156

article 898100157

article 898100158

article 898100159

article 898100160

article 898100161

article 898100162

article 898100163

article 898100164

article 898100165

article 898100166

article 898100167

article 898100168

article 898100169

article 898100170

article 898100171

article 898100172

article 898100173

article 898100174

article 898100175

content-1701