KORANHeadline.com, KENDARI – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Haluoleo (HLO) Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto, S.AP., M.M., M.Sc., mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam memberikan bantuan logistik untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Hingga saat ini, Posko Peduli Bencana yang dibuka oleh Lanud Haluoleo telah berhasil mengumpulkan total bantuan kemanusiaan yang mencapai sekitar 3 ton.
”Sampai dengan hari ini Alhamdulillah kami sudah terkumpul sekitar 3 ton yang akan dikirimkan ke Sumatra,” ungkap Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto di Kendari, Kamis (11/12).
Danlanud menjelaskan, mekanisme penyaluran bantuan tersebut akan memanfaatkan jalur udara melalui pesawat TNI Angkatan Udara yang melintasi Lanud Haluoleo.
”Alhamdulillah kebetulan kami ada jadwal traffic pesawat TNI Angkatan Udara yang melalui Lanud Haluoleo, nanti kita akan salurkan melalui pesawat Hercules atau CN 295 ke Jakarta,” jelasnya.
Bantuan dari Sultra ini akan dikumpulkan terlebih dahulu di Jakarta, yang kemudian akan didistribusikan ke lokasi bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Meskipun demikian, Danlanud mengakui bahwa Posko Kemanusiaan di Lanud Haluoleo saat ini terpaksa dihentikan sementara. Penghentian ini dilakukan karena lokasi penampungan bantuan di Halim Perdanakusuma, Jakarta, telah mencapai kapasitas penuh.
”Sementara Posko Kemanusiaan kita hentikan dulu karena di Halim sudah penuh tempat penampungan bantuan. Sampai saat ini pasca pembukaan Posko belum ada bantuan yang kami drop ke Sumatra,” terangnya.
Kolonel Tarmuji Hadi Susanto menutup keterangannya dengan mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara untuk terus memberikan dukungan moral bagi para korban.
”Kami dari Lanud Haluoleo dan masyarakat Sulawesi Tenggara mari sama-sama mendoakan semoga keluarga kita, rekan kita yang terdampak musibah bisa segera pulih kembali dan semua bisa diselesaikan dengan cepat,” tutupnya. (red/ID)















