Daerah

Gencarkan Program B2SA: Abdul Rauf Pimpin Aksi Berbagi Tanaman ke Masyarakat Kurang Mampu

4023
×

Gencarkan Program B2SA: Abdul Rauf Pimpin Aksi Berbagi Tanaman ke Masyarakat Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini
Gencarkan Program B2SA: Abdul Rauf Pimpin Aksi Berbagi Tanaman ke Masyarakat Kurang Mampu.

KORANHeadline.com, KENDARI – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Kendari, Drs. Abdul Rauf, memimpin langsung aksi berbagi tanaman kepada masyarakat kurang mampu di Kota Lulo.

​Aksi ini merupakan bagian integral dari program B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) yang tengah digencarkan oleh Dinas Ketapang sebagai upaya membentuk ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Baca Juga :  PLN UP3 Kendari dan Polda Sultra Perkuat Sinergitas: Dorong Peningkatan Layanan Kelistrikan

​Abdul Rauf menjelaskan bahwa pembagian tanaman ini adalah salah satu bentuk inovasi yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu untuk membantu mereka mengelola kebutuhan pangan harian.

​”Yang kita serahkan ini ada tanaman tomat, cabai, dan terong. Kita mau merubah pola pikir masyarakat bahwa dengan menanam, mereka bisa mengurangi beban pangan keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya,” terang Abdul Rauf.

Baca Juga :  Kunjungi Sultra, Ketua KPU RI Pimpin Apel Akbar dan Buka Rapat Konsolidasi Daerah Kesiapan Pilkada di Eks Tugu MTQ

​Mantan Kepala Dinas Sosial ini menambahkan, jika sebelumnya pembagian dilakukan dalam bentuk benih, kini program ditingkatkan dengan memberikan tanaman yang sudah siap berbuah.

“Sehingga keluarga penerima manfaat ini tinggal merawat tanamannya, dan tentu tanaman yang sudah siap akan panen,” jelas Rauf.

​Kedepan, Rauf menargetkan untuk menambah jumlah penerima manfaat. Setiap kepala keluarga rencananya akan mendapatkan antara 10 hingga 15 pohon.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenkum Sepakat Kerjasama Beri Perlindungan Jamsos bagi Pegawai Non ASN

​”Tahun ini masih swadaya dan belum menggunakan APBD. Ke depan kita ingin melahirkan inovasi lagi, dan jumlah KK (Kepala Keluarga) penerima akan kita tambah,” pungkas ASN yang memulai karir sebagai Penyuluh KB tersebut. (red/ID)

















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!