Daerah

Muh Yuslim Patawari: Gelaran UCLG ASPAC Bukti Kendari Siap Bersaing Secara Global

591
×

Muh Yuslim Patawari: Gelaran UCLG ASPAC Bukti Kendari Siap Bersaing Secara Global

Sebarkan artikel ini

KENDARI – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memberikan apresiasi kepada pemerintah Kota Kendari sebagai pelaksana kegiatan United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) Executive Bureau Meeting 2026 mulai 7-9 Mei.

Kabar baik ini disampaikan langsung Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Muh. Yuslim Patawari usai menghadir pembukaan agenda internasional ini di Hotel Claro Kendari, Jumat (8/5).

Menurutnya, kehadiran delegasi dari berbagai daerah dan negara menjadi peluang strategis bagi Kota Kendari untuk memperluas jejaring kerja sama di berbagai sektor, khususnya ekonomi dan investasi.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dilaksanakan di Kota Kendari di tengah berbagai keterbatasan. Ini membuktikan Kendari mampu menjadi tuan rumah forum internasional,” ujar Yuslim.

Baca Juga :  Karantina Sultra Fasilitasi Ekspor 560 Kilogram Kerang Dara ke Thailand

Ia mengatakan, forum UCLG ASPAC bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang promosi daerah yang efektif. Melalui kegiatan itu, berbagai potensi unggulan Sulawesi Tenggara dapat diperkenalkan langsung kepada tamu dan delegasi internasional.

“Harapan kita acara ini menjadi sarana promosi dan kerja sama antar kota. Mungkin nanti ada kemitraan dengan kota-kota yang memiliki karakteristik mirip dengan Kendari, baik dalam peningkatan ekonomi maupun sektor lainnya,” katanya.

Baca Juga :  Tim Kota Sehat Kota Kendari Ikuti Rapat Persiapan Verifikasi Lanjutan dari Kemenkes: Optimis Sabet Wistara

Yuslim juga menyoroti keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangkaian kegiatan forum internasional tersebut. Menurutnya, kehadiran produk-produk lokal menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu dari luar daerah maupun luar negeri.

“Kita lihat banyak UMKM dilibatkan. Tamu-tamu yang datang bisa mengetahui bahwa Kendari memiliki banyak produk khas, baik kuliner maupun produk budaya seperti pakaian yang saya gunakan saat ini,” ungkapnya.



Ia menilai, promosi budaya dan produk lokal dalam forum internasional merupakan langkah positif untuk memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal di pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Waspada Modus Phishing: Bank Sultra Ingatkan Nasabah Jangan Asal Klik Tautan Asing

“Ini bagian dari pengenalan budaya dan karakteristik Kota Kendari maupun Sulawesi Tenggara. Sangat bagus dan menjadi bagian penting dari promosi daerah,” tutupnya. (ref)










Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!