KORANHeadline.com, KENDARI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari terus menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi.
Tahun ini, Baznas menargetkan lonjakan signifikan dalam program pemberdayaan warung tradisional yang dikenal dengan nama Z-Mart.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Kendari, Drs. Achmad Muhdair, mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan pembangunan 80 kios Z-Mart sepanjang tahun ini. Angka ini naik drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 10 kios.
”Z-Mart adalah salah satu program prioritas kami karena dampaknya sangat terlihat langsung di tengah masyarakat. Ada fisiknya, ada kiosnya, dan ada aktivitas ekonominya,” ujar Achmad Muhdair saat ditemui media.
Meskipun menyasar masyarakat kurang mampu (mustahik), Baznas tidak asal dalam memberikan bantuan modal. Achmad menegaskan bahwa integritas dan keseriusan calon penerima manfaat menjadi syarat mutlak.
Hal ini dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar menjadi penggerak ekonomi, bukan sekadar bantuan konsumtif yang berhenti di tengah jalan.
”Kami harus melihat betul, apakah yang dibantu ini serius ingin berusaha atau tidak. Kalau setengah-setengah, itu jadi bahan pertimbangan kami. Kita tidak ingin modal yang diberikan justru mandek,” tegasnya.
Program Z-Mart sendiri dirancang untuk mengubah posisi mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan. Melalui bantuan modal dan pendampingan usaha, Baznas berharap roda perekonomian masyarakat kelas bawah di Kota Kendari dapat berputar lebih baik.
Dengan adanya peningkatan target yang signifikan tahun ini, Baznas optimis wajah UMKM di Kota Kendari akan semakin berdaya dan mandiri secara finansial. (red/ID)















